TURBULENSI yang terjadi saat perjalanan udara sering kali menjadi hal paling mencekam selama penerbangan.
Awak kabin akan senantiasa memberi arahan pada para penumpang terkait protokol keselamatan termasuk mencegah bahaya dari turbulensi.
Meski sudah menjadi sesuatu yang umum terjadi di perjalanan udara, turbulensi pastinya harus tetap diwaspadai terlebih jika terjadi guncangan yang cukup ekstrem.
Turbulensi sendiri merupakan pergerakan turbulensi massa udara yang menyebabkan pesawat bergetar.
Turbulensi dapat dipicu oleh perubahan arah dan kecepatang angin yang tiba-tiba. Turbulensi akan lebih terasa di tempat duduk bagian depan atau belakang pesawat sehingga disarankan bagi yang takut dengan getaran yang kuat, lebih baik memesan kursi di bagian tengah pesawat.
Melansir Puls.ng, getaran di pesawat ini biasanya tidak menimbulkan ancaman besar terhadap keselamatan penerbangan tetapi cukup memicu ketidaknyamanan bagi para penumpang.
Namun tak perlu khawatir berlebihan, sebab penerbangan saat ini sudah dilengkapi berbagai teknologi modern yang memungkinkan pesawat dapat menghindari area-area turbulensi secara efektif.
Selain itu, penerbangan mempunyai prinsip mengencangkan sabuk pengaman selama pernerbangan sehingga hal itu juga dapat meningkatkan keselamatan penumpang.
Nah, ternyata ada lho berbagai rute perjalanan udara yang seringkali terjadi turbulensi. Sebuah portal bernama Turbli melakukan analisi terhadap sekitar 150 ribu rute udara dan berhasil merangkum rute penerbangan paling bergejolak.
Peringkat tersebut diberikan berdasarkan 'koefisien disipasi pusaran' yang mengukur intensitas turbulensi di lokasi tertentu.
Peringkat pertama rute dengan potensi turbulensi terparah di dunia ialah Santiago dan Santa Cruz dengan sekitar 1.900 kilometer perjalanan antara Chile dan Bolivia.
Diikuti oleh rute Almaty di Kazakhstan dan Bishkek di Kyrgyzstan dengan jarak sekitar 250 kilometer.
Beberapa di antara rute paling bergejolak itu tersebar di Eropa dan rute domestik di Jepang serta China.
Berikut daftar 10 rute penerbangan dengan potensi turbulensi terparah di dunia;
1. Santiago (SCL) - Santa Cruz (VVI)
2. Almaty (ALA) - Bishkek (FRU)
3. Lanzhou (LHW) - Chengdu (CTU)
4. Centrair (NGO) - Sendai (SDJ)
5. Milan (MXP) - Geneva (GVA)
6. Lanzhou (LHW) - Xianyang (XIY)
7. Osaka (KIX) - Sendai (SDJ)
8. Xianyang (XIY) - Chengdu (CTU)
9. Xianyang (XIY) - Chongqing (CKG)
10. Milan (MXP) - Zurich (ZRH).
(Rizka Diputra)