BAWANG bombai adalah salah satu sayuran bergizi tinggi yang memiliki beberapa manfaat, termasuk meningkatkan kesehatan jantung, pengaturan gula darah yang lebih baik, dan meningkatkan kepadatan tulang. Sayuran ini merupakan anggota tanaman berbunga genus Allium, termasuk bawang putih, bawang merah, dan daun bawang.
Selain memiliki beberapa manfaat, mereka juga lezat, serbaguna, dan relatif murah, serta mengandung berbagai macam vitamin, mineral, dan senyawa tanaman yang menyehatkan. Khasiat bawang bombai untuk pengobatan telah diakui ribuan tahun. Atlet di Yunani kuno konon pernah menggunakan bawang untuk memurnikan darah mereka.
Selain itu, di abad pertengahan dan tradisional, dokter juga membuat resep bawang bombai untuk membantu mengobati sakit kepala, penyakit jantung, dan sariawan. Melansir dari healthline pada Rabu (22/5/2024), berikut sembilan manfaat bawang bombai untuk kesehatan.
1. Memiliki Nutrisi
Bawang bombai memiliki nutrisi yang padat. Meskipun rendah kalori, sayuran ini tinggi akan vitamin, serat, dan mineral.
Vitamin C yang terkandung di dalam bawang bombai dapat membantu mengatur kekebalan tubuh, produksi kolagen, dan penyerapan zat besi. Vitamin C tersebut merupakan antioksidan kuat yang dapat membantu melindungi sel tubuh dari molekul yang tidak stabil dan radikal bebas.
Selanjutnya, vitamin B, termasuk folat dan vitamin B6 merupakan kunci dalam metabolisme, produksi sel darah merah, dan fungsi saraf. Selain itu, bawang bombai juga dapat menjadi sumber potasium yang baik.
2. Bermanfaat bagi Kesehatan Jantung
Bawang bombai mengandung antioksidan dan senyawa yang mungkin dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan melawan peradangan dan menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol. Selain itu, sayuran ini juga mengandung quercetin, antioksidan flavonoid dan anti inflamasi yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
3. Penuh dengan Antioksidan
Antioksidan adalah senyawa yang menghambat oksidasi, suatu proses yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan berkontribusi terhadap penyakit seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Bawang bombai merupakan sumber antioksidan yang sangat baik dan mengandung setidaknya 17 jenis flavonoid.
4. Mengandung Senyawa Antikanker
Sayuran allium seperti bawang bombai, bawang merah dan bawang putih dapat menurunkan risiko terkena jenis kanker tertentu, termasuk kanker perut dan kolorektal.
Senyawa yang mengandung sulfur dalam bawang bombai dapat membantu mengurangi perkembangan tumor dan memperlambat penyebaran kanker ovarium. Selain itu, bawang bombai juga mengandung fisetin dan quercetin yang merupakan antioksidan flavonoid yang menghambat pertumbuhan tumor.
5. Membantu Mengatur Gula Darah
Mengonsumsi bawang bombai dapat membantu mengatur kadar gula darah. Hal ini penting bagi penderita diabetes atau pradiabetes. Selain itu, quercetin dalam bawang bombai juga telah terbukti dapat membantu mengatur keseimbangan gula darah seluruh tubuh dengan berinteraksi dengan sel-sel di usus halus, pankreas, otot rangka, jaringan lemak, dan hati.
6. Meningkatkan Kepadatan Tulang
Selain susu, makanan lain termasuk bawang bombai juga dapat membantu mendukung tulang yang kuat. Tidak hanya itu, bawang ini bahkan juga dapat membantu mengurangi stres oksidatif, meningkatkan kadar antioksidan, dan mengurangi pengeroposan tulang. Hal ini dapat membantu mencegah osteoporosis dan meningkatkan tulang.