ISRAEL kembali melancarkan serangan udara di kamp pengungsi Al-Nuseirat di Gaza tengah yang telah menyebabkan 20 orang tewas. Menurut saksi mata, serangan yang terjadi sekitar dini hari waktu setempat ini menargetkan sebuah rumah milik keluarga Hassan.
"Kami menerima 20 korban jiwa dan beberapa lainnya luka-luka setelah serangan udara Israel menargetkan sebuah rumah milik keluarga Hassan di kamp pengungsi Al-Nuseirat di Gaza tengah," tulis pernyataan resmi dari Rumah Sakit Martir Al-Aqsa.
Sementara itu, pasukan Israel menyatakan sedang memeriksa hasil dari laporan tersebut. Menurut laporan kantor berita resmi Palestina, Wafa, menyatakan bahwa di antara korban luka terdapat beberapa anak-anak. Kini, tim penyelamat masih berupaya mencari orang-orang yang mungkin masih terjebak di bawah reruntuhan.
Merangkum dari Voice of America Senin (20/5/2024), sejak awal Mei, pertempuran sengit dan pemboman besar-besaran dilaporkan terjadi di kamp Nuseirat sebagai bagian dari operasi militer Israel yang menargetkan bagian selatan kota Rafah.
Pertempuran antara militan Palestina dan tentara Israel juga dilaporkan sudah berlangsung selama beberapa hari di kamp Jabalia di Gaza utara.
Saksi mata melaporkan bahwa beberapa rumah lain juga menjadi target serangan udara yang berlangsung sepanjang malam di seluruh wilayah Gaza. Selain itu, serangan udara serta tembakan artileri yang terjadi pada malam hari juga turut menghantam beberapa bagian kota Rafah.
Di sisi lain, militer Israel juga melaporkan bahwa ada dua anggota militer yang tewas di Gaza pada hari sebelumnya, sehingga meningkatkan jumlah korban tewas di kalangan tentara Israel menjadi 282 sejak dimulainya serangan darat pada 27 Oktober.
(Leonardus Selwyn)