Postpartum Depression Bisa Picu Trauma pada Anak, Begini Cara Mengatasinya

Devi Pattricia, Jurnalis
Minggu 12 Mei 2024 14:00 WIB
Postpartum depression. (Foto: Freepik.com)
Share :

KONDISI depresi pasca melahirkan atau yang sering dikenal dengan istilah postpartum depression adalah masalah mental serius yang kerap dialami ibu baru.

Biasanya kondisi postpartum depression ini ditandai dengan insomnia, hilang nafsu makan, mood yang berubah drastis, mudah marah, hingga sulit untuk membangun ikatan dengan bayi.

Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa atau Psikiatri, dr. Elvine Gunawan, Sp. KJ mengungkap bahwa kondisi ini memang dipengaruhi oleh perubahan dan siklus hormon yang berantakan.

Meskipun hormonnya bisa membaik, tetapi kondisi sang ibu tidak bisa kembali ke posisi normal seperti sebelum melahirkan. Apabila tidak ditangani dengan baik, gejala tersebut akan muncul kembali dan meledak-ledak.

“Cukup banyak kasus ketika ibunya cemas, ibunya depresi, postpartum depression atau cemas yang tidak terperbaiki karena hormonalnya. Betul hormonalnya bisa membaik tapi dia tidak pernah kembali ke posisi normal,” kata dr. Elvine, dikutip dari podcast Moms Corner di kanal Youtube Nikita Willy, Minggu (12/5/2024).

Terlebih ketika si kecil sudah memasuki bulan keenam, dr. Elvine menjelaskan fase ini jauh lebih memudah membuat si ibu stress. Sebab si kecil sudah mulai dikenalkan MPASI dan mengalami GTM. Di kondisi inilah emosi sang ibu bisa kembali tidak stabil dan meledak tanpa disadari. Alhasil kondisi ini bisa memicu kekerasan kepada anak yang menimbulkan trauma.

“Emosionalnya sangat meledak-ledak jadi ketika anak yang enggak mau makan dicubit, enggak mau makan dibanting makanan yang membuat anak jadi trauma,” tuturnya.

Menurut dr. Elvine, perjalanan setelah melahirkan apalagi sang ibu terkena postpartum depression tentu tidaklah mudah. Hal ini karena di kondisi tersebut, sang ibu tidak bisa membangun kedekatan dengan anaknya. Padahal si kecil sangat membutuhkan kehangatan pelukan dan perhatian dari sang ibu.

“Perjalanan postpartum depression tuh traumatik buat anak. Karena bisa membayangkan yang harusnya kita membangun bonding dengan anak, tapi muka ibunya aja flat,” ujar dr. Elvine.

Sebagian besar ibu yang mengalami postpartum depression mudah kehabisan energi. Sehingga hal ini membuatnya tidak bisa menggendong bayi dan memiliki kesadaran bahwa si kecil membutuhkannya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya