Konsumsi Kentang Dapat Tingkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi? Ini Faktanya

Firly Aghisty Cahyarani, Jurnalis
Jum'at 03 Mei 2024 21:30 WIB
Konsumsi kentang sebabkan darah tinggi. (Foto: Freepik.com)
Share :

PENELITIAN yang diterbitkan di BMJ mengungkapkan bahwa konsumsi kentang dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Penelitian tersebut dilakukan oleh para peneliti dari Harvard Medical School yang mengamati lebih dari 187.000 partisipan dalam tiga penelitian besar di Amerika.

Mereka membandingkan orang-orang yang mengonsumsi kentang dengan mereka yang tidak mengonsumsinya, dan menemukan bahwa mengonsumsi jenis kentang tertentu dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Melansir dari British Heart Foundation pada Jumat (3/5/2024) menurut hasil penelitian, seseorang yang mengonsumsi kentang panggang, rebus, maupun tumbuk dalam jumlah empat porsi atau lebih setiap minggu memiliki risiko 11 persen lebih tinggi untuk mengalami tekanan darah tinggi.

Sementara itu, jika mengonsumsi kentang goreng memiliki risiko 17 persen lebih tinggi dibandingkan dengan individu yang tidak mengonsumsinya. Namun, penelitian ini menemukan bahwa mengonsumsi keripik tidak memiliki efek yang sama pada tekanan darah tinggi.

Ahli diet senior, Victoria Taylor dari British Heart Foundation mengatakan bahwa kita tidak boleh langsung menyimpulkan, kentang adalah penyebab dari tekanan darah tinggi. Dia juga menyoroti perbedaan dalam panduan diet antara Amerika dan Inggris, dan mengingatkan bahwa penting untuk mempertimbangkan keseimbangan makanan secara keseluruhan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa menukar satu porsi kentang dengan satu porsi sayur bisa menurunkan risiko tekanan darah tinggi. Selain itu, diagnosis hipertensi juga didasarkan pada informasi yang dilaporkan oleh peserta, bukan pada pengukuran langsung selama penelitian.

Namun, perlu diingat bahwa keterbatasan dalam penelitian juga harus dipertimbangkan, contohnya seperti peserta melaporkan sendiri jumlah kentang yang mereka konsumsi, dan dalam satu penelitian, mereka diminta mengisi kuesioner setiap empat tahun.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya