8 Alasan Jepang Jadi Negara Paling Unik di Dunia

Janila Pinta, Jurnalis
Jum'at 03 Mei 2024 08:04 WIB
Wanita Jepang mengenakan kimono, pakaian tradisional wanita khas negeri sakura (Foto: Instagram/@photogragon)
Share :

JEPANG selalu memiliki reputasi atas budaya khas dan tradisinya yang unik. Sebagai negara kepulauan dengan sejarah isolasi yang panjang, banyak aspek budaya yang berkembang sepenuhnya tidak terpengaruh oleh pengaruh luar. Namun masih banyak alasan lain mengapa Jepang menjadi negara terunik di dunia.

Berikut delapan alasan mendasar kenapa Jepang menjadi negara paling unik di dunia, sebagaimana dikutip dari laman The Culture Trip.

1. Shinto

Shinto secara luas dianggap sebagai agama asli Jepang. Meskipun sebagian besar penduduk setempat sama sekali tidak mengakui agama mereka, tradisi dan festival Shinto memainkan peran besar dalam kehidupan sehari-hari. Di Kyoto saja, terdapat lebih dari 400 kuil Shinto.

Industri jasa Jepang menetapkan standar global untuk layanan terbaik, dan salah satu bagian terbaiknya adalah mereka tidak melakukannya sesuai harapan Anda akan memberikan tip. Kebanyakan orang di industri jasa bersikap sopan terhadap suatu kesalahan.

(Foto: Instagram/@photogragon)

Di Jepang, tidak perlu berterima kasih dengan memberi tip. Karena bagi mereka, adalah sebuah kewajiban untuk melakukan tugasnya.

2. Kimono

Busana tradisional seperti kimono merupakan keunikan Jepang dan merupakan salah satu hal yang membedakannya dari budaya lain. Banyak penduduk setempat yang masih suka mengenakan pakaian tradisional untuk acara-acara khusus, termasuk wisuda, pernikahan, dan festival.

3. Anime dan manga

Astro Boy, yang ditulis pada tahun 1950-an, adalah salah satu manga pertama di dunia. Komik ini dikagumi karena gayanya yang progresif, dan beberapa dekade kemudian, manga dan anime berkembang menjadi salah satu ekspor paling ikonik di negara ini.

Manga Jepang memiliki pengaruh yang kuat terhadap seni buku komik di Korea Selatan dan Tiongkok pada khususnya.

(Foto: Instagram/@geisha_kyoto_maikoya)

4. Geisha

Geisha adalah penghibur wanita profesional, meskipun sejarawan percaya bahwa geisha pertama adalah laki-laki.

Para wanita ini menghibur siapa saja yang mampu membayar jasa mereka dengan percakapan, pertunjukan tari, dan permainan di restoran kelas atas dan pesta pribadi. Geisha adalah cikal bakal fenomena unik Jepang lainnya: klub nyonya rumah.

5. Gempa bumi dan bencana alam

Jepang melaporkan lebih banyak gempa bumi dibandingkan negara lain di dunia. Wilayah ini dapat mengalami lusinan gempa kecil setiap bulannya. Gempa bumi yang lebih besar, yang menyebabkan kerusakan infrastruktur atau tsunami, lebih jarang terjadi, namun menimbulkan dampak yang sangat dahsyat.

6. Gulat sumo

Gulat sumo dimulai di Jepang ratusan tahun yang lalu, pada Zaman Edo, namun akarnya mungkin sudah ada sejak ritual Shinto kuno.

Jepang adalah satu-satunya negara di mana gulat sumo benar-benar populer, dan Jepang masih menjadi satu-satunya tempat di mana Anda akan menemukan olahraga ini dipraktikkan pada tingkat profesional.

7. Ruang tamu Jepang kuno

Lantai tatami berasal dari tempat duduk kecil yang dapat dipindahkan untuk kaum bangsawan selama Periode Heian. Pada awal Zaman Edo, masyarakat kelas bawah bahkan mulai menggunakan tikar tatami.

(Foto: Prince Hotels)

Tidak hanya nyaman tetapi juga perawatannya tinggi dan harus diganti dari waktu ke waktu. Sekarang mereka digunakan terutama di ruangan bergaya Jepang, seperti di kedai teh, restoran tradisional, dan ryokan (penginapan).

8. Upacara minum teh

Upacara minum teh diperkenalkan ke Jepang oleh biksu Tiongkok lebih dari 1.000 tahun yang lalu. Namun selama berabad-abad, upacara minum teh Jepang telah menjadi seni yang unik dan khas sehingga keduanya kini hanya memiliki sedikit kesamaan.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya