Dermatolog Bagikan Kesalahan yang Bikin Kulit Wajah Jadi Rusak

Syifa Fauziah, Jurnalis
Selasa 23 April 2024 19:00 WIB
Beberapa kesalahan dalam merawat kulit wajah. (Foto: Freepik.com)
Share :

MEMILIKI kulit wajah yang sehat, putih, mulus, dan kencang merupakan impian setiap orang baik perempuan maupun laki-laki. Tak heran bila banyak dari mereka yang rela mengeluarkan biaya besar untuk melakukan perawatan wajah.

Meski sudah banyak orang yang peduli terhadap kesehatan kulit wajah, namun ada beberapa orang yang masih abai. Alhasil kulit wajah mereka menjadi rusak dan membuat tidak percaya diri.

Hal itu disampaikan oleh Pakar Dermatologi dr Arini Astasari Widodo, SpKK, yang menyebut ada beberapa kesalahan dilakukan masyarakat sehingga kulit wajahnya menjadi rusak.

Lantas apa saja ya penyebabnya? Berikut ulasan lengkapnya, Selasa (22/4/2024).

1. Gaya hidup

Kesalahan pertama adalah gaya hidup yang tidak sehat. Ya, gaya hidup atau lifestyle sebdiri ada berbagai macam, mulai dari konsumsi makanan tidak sehat, merokok, hingga begadang. Ketiga hal itu bisa memicu masalah pada kulit.

“Mau melakukan perawatan anti aging tapi makan junk food, apa yang bisa diterima kalau makan itu? Semua sia-sia,” ujar dr Arini saat ditemui dalam acara Talkshow : Kebutuhan Kulit Cantik Perempuan Indonesia Tiap Fase Kehidupan yang diselenggarakan oleh Dermalogia Beauty Clinic and Skin Care Specialist, baru-baru ini.

2. Tidak pakai sunscreen

Penggunaan sunscreen merupakan hal penting dan hal mendasar untuk menjaga kesehatan kulit. Sayangnya masyarakat sering abai terkait penggunaan sunscreen. Padahal menggunakan sunscreen dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang menyebabkan penuaan dini, seperti flek hitam dan kerutan.

3. Salah memilih skincare

Produk skincare yang beragam mulai dari lokal maupun luar negeri membuat banyak masyarakat ingin mencoba. Padahal belum tentu kulit wajahnya cocok, alhasil bisa merusak kulit. Untuk itu, dr Arini menyarankan untuk mengetahui jenis dan kebutuhan kulit sebelum memakai produk skincare.

“Kadang orang susah mendiagnosa kulit sendiri dan akhirnya mencoba berbagai macam skincare. Sebaiknya konsultasikan pada dokter mengenai masalah kulit yang kamu alami agar dokter bisa mencocokan skincare apa yang paling tepat untuk kondisi kulit kamu,” katanya.

Saat ini, klinik Dermalogia menggunakan Aesthetic Intelligence sebagai inovasi berbasis teknologi di dunia kecantikan. Penggunaan AI ini salah satunya untuk mendiagnosis kondisi kulit dengan menggunakan skin analyzer dan energy based device berbasis AI (artificial intelligence) integrated machines.

Treatment yang bisa dilakukan dengan AI seperti terapi intravena mencakup suplemen untuk pembentukan otot untuk penggemar olahraga, perawatan anti-aging, dengan beragam pilihan detoksifikasi, serta perawatan terbaru seperti bioregenerative treatment seperti stem cell therapy, terapi eksosom, sekretom, dan terapi collagen stimulator (stimulasi kolagen).

Terapi canggih ini dirancang untuk meremajakan tubuh pada tingkat seluler, mempromosikan vitalitas dan peremajaan kulit alami.

"Kombinasi dari jiwa artistik, mesin yang canggih, teknologi AI, dan tim dokter yang terdepan memang dimaksudkan untuk menjadi solusi dari berbagai masalah kulit,” kata dr Arini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya