PASUKAN Israel kembali melakukan serangan udara yang mengakibatkan beberapa warga palestina terluka di sebuah rumah sakit di wilayah Gaza selatan. Menurut kantor berita resmi Palestina, pesawat tempur Israel menyerang Rumah Sakit Eropa di Gaza yang terletak di wilayah selatan Khan Younis.
Serangan ini telah menyebabkan lima orang terluka, tanpa adanya korban jiwa. Selain itu, pasukan Israel juga menyerang lahan pertanian di lingkungan Manara di sisi tenggara kota dan menembakan artileri ke wilayah tenggara Kota Gaza.
Koresponden Anadolu Agency menyatakan bahwa serangan militer Israel telah mengakibatkan tiga warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan udara yang menyerang sebuah bangunan tempat tinggal di kamp pengungsi Nuseirat pada malam Minggu di Gaza.
Melansir dari Daily Sabah pada Rabu (17/4/2024), serangan militer Israel di Gaza telah meningkat sejak serangan lintas batas pada 7 Oktober 2023 oleh Hamas, dengan hampir 1.200 orang tewas. Lebih dari 33.700 warga Palestina, terutama perempuan dan anak-anak, telah kehilangan nyawa di Gaza, dengan hampir 76.400 lainnya terluka di tengah kerusakan dan keterbatasan kebutuhan pokok.
Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), konflik yang sedang terjadi di Gaza telah menyebabkan 85 persen dari penduduknya terpaksa harus mengungsi karena kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah. Selain itu, PBB juga melaporkan bahwa 60 persen infrastruktur di wilayah tersebut telah rusak dan hancur.
Israel dihadapkan pada tuduhan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ), dengan keputusan sementara pada bulan Januari yang telah memerintah Tel Aviv untuk menghentikan tindakan genosida dan mengambil langkah-langkah untuk memastikan bantuan kemanusiaan untuk mencapai penduduk sipil di Gaza.
(Leonardus Selwyn)