PROSES kebetulan yang dialami Abdus Salam saat menjadi agen BRILink, justeru menjadi ladang kesuksesan untuk dirinya. Abdus kini memiliki lima cabang yang dikelola olehnya baik secara langsung maupun secara kerjasama.
Sebelum mencapai titik ini, Abdus mengaku harus menjalani sejumlah ujian. Pasalnya, dia tidak mempunyai mentor atau orang yang memandu proses tersebut.
"Saya harus telp ke call centre 14017 untuk menemukan solusi. Saking seringnya telp, mungkin pihak operator sampai hafal dan bosan," kelakar Abdus saat ditemui Okezone.
Belum lagi, tambah Abdus, pengalaman bertemu dengan klien yang berbeda juga menjadi hal tersendiri. Mulai dari cara menghindari uang palsu, hingga modus penipuan yang terjadi di kios-nya.
"Saya pasang juga alat untuk mendeteksi uang palsu di setiap kios. Saya juga pasang cctv untuk memastikan transaksi yang dilakukan sudah benar dan sesuai, jadi tidak ada pihak yang dirugikan," ceritanya.
Untuk memudahkan transaksi, Abdus pun merekrut karyawan untuk berjaga di kiosnya. Pengalaman unik pun dialami Abdus, mulai dari karyawan yang tidak jujur hingga perilaku tidak menyenangkan oleh karyawannya.
"Mencari karyawan itu memang tidak mudah, kita harus benar-benar seleksi agar semua proses transaksi lancar. Karena semua berkaitan dengan uang, maka point utama adalah perlu kejujuran," tandasnya.
"Sebelum memiliki karyawan, saya tidak berani untuk menutup kios lama-lama. Apabila terpaksa harus pergi, sepulangnya saya harus membuka kios. Itu sangkin ingin benar-benar mau maju usaha ini," ceritanya.
Semua ilmu yang didapat Abdus kemudian dipelajari untuk menyelesaikan permasalahan yang ditemui setiap saat. Tidak hanya itu, dirinya kemudian mulai menekuni usaha agen BRILink.
"Saya pelajari dengan seksama, kemudian perlahan-lahan saya tata kelola manajemennya. Hingga saat ini, semua pengalaman saya bisa diterapkan di seluruh cabang," tuturnya.
Hingga saat ini, lanjut Abdus, dirinya masih terus belajar. Ia tidak ingin berpuas diri atas prestasi yang diperolehnya.
"Harapan saya, agen BRILink semakin maju dan dipercaya di mata masyarakat. Semakin sukses dan jaya, bisa buka cabang lainnya dan bisa mengurangi pengangguran, serta mengangkat derajat orang-orang yang belum bekerja."
Agen BRILink menjadi salah satu konsep yang tepat dilakukan oleh Bank BRI. Menggunakan metode hybrid dalam pelaksanaanya, membuat Agen BRILink terus berkembang dan semakin diminati.
Direktur Bank BRI Sunarso menyebut, saat ini agen BRILink sudah tersebar di 75.000 desa Indonesia dengan jumlah agen mencapai 740.000. Dari agen tersebut, jumlah transaksi selama satu tahun bisa mencapai Rp1.427 triliun.
"Kalau boleh diceritakan, BRI dapat di sekira Rp1,5 triliun, tapi jangan khawatir bahwa warung-warung itu terimanya dua kali atau tiga kali lipat," papar Sunarso.
(Kemas Irawan Nurrachman)