“Ini kesempatan yang sangat baik bagi Indonesia untuk mempromosikan keunikan dan keindahan Indonesia kepada agen-agen di Australia, dan dengan ikut sertanya negara-negara pesaing kita dalam acara tersebut, kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini,” tambahnya.
Sementara, Direktur Pemasaran Pariwisata Asia-Pasifik Kemenparekraf, R. Wisnu Sindhutrisno, menjelaskan, konektivitas Indonesia dan Australia telah dilayani oleh berbagai maskapai penerbangan kedua negara dari kota-kota seperti Perth, Adelaide, Canberra, juga Melbourne dan Sydney.
Maskapai penerbangan nasional Indonesia, Garuda Indonesia, pun melayani penerbangan non-stop dari Melbourne dan Sydney ke Denpasar dan Jakarta.
“Kami senang Qantas sudah melayani penerbangan langsung ke Bali. Namun, kami tetap mendorong Qantas untuk membuka rute baru ke kota-kota lain di Indonesia, atau berkolaborasi dengan maskapai penerbangan Indonesia dalam hal kerja sama operasi untuk menjangkau destinasi di luar Bali. Sehingga, masyarakat Australia bisa mengunjungi lebih banyak destinasi indah di Indonesia,” terang Wisnu.
(Rizka Diputra)