Militer Israel Klaim 90 Orang Tewas dalam Serangan di Rumah Sakit Al Shifa

Chindy Aprilia Pratiwi, Jurnalis
Kamis 21 Maret 2024 14:00 WIB
Perang Israel dan Palestina. (Foto: Freepik.com)
Share :

PENYERANGAN yang terjadi di Rumah Sakit Al Shifa beberapa waktu lalu berhasil menewaskan 90 orang yang sedang mencari perlindungan. Kebanyakan korban adalah warga sipil, pasien, dan orang-orang yang terlantar. Hamas menyebut serangan ini sebagai 'Pembantaian berdarah' yang dilakukan militer Israel di Al Shifa.

Sebelum terjadinya peperangan di Rumah Sakit Al Shifa, rumah sakit tersebut merupakan fasilitas medis terbesar di jalur Gaza yang bisa menampung hingga lebih dari 7.000 pasien.

Akan tetapi, setelah peperangan terjadi, sebanyak 300 militer Israel ditetapkan menjadi tersangka dan telah di introgasi di Kompleks. Disisi lain, lebih dari 160 orang ditahan untuk dibawa ke Israel untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Selama satu hari terakhir, pasukan telah melenyapkan teroris dan menemukan senjata di area Rumah Sakit, sambil mencegah bahaya bagi warga sipil, pasien, tim medis, dan peralatan medis,” ucap seorang militer Israel dalam sebuah pernyataannya, dikutip dari laman Al Jazeera, Kamis (21/3/2024).

Namun atas pernyataan itu Direktur Kantor Media Pemerintah Gaza, Ismail al-Thawabta membantah klaim militer Israel tersebut. Sebelumnya, militer Israel mengklaim telah membunuh para pejuang dan mengatakan semua yang tewas adalah pasien yang terluka dan orang-orang yang terlantar.

“Tentara Israel mempraktikkan kebohongan dan penipuan dalam menyebarkan narasinya sebagai bagian dari membenarkan kejahatannya yang berkelanjutan dan melanggar hukum, melanggar hukum internasional, dan hukum kemanusiaa internasional,” ucap Ismail kepada Kantor Berita Reuters.

Lebih lanjut, kini semua tempat sudah hancur. Orang-orang Palestina yang terlantar juga menyebutkan penahanan mereka selama berjam-jam akibat dari serangan yang berawal dari pasukan khusus yang didukung oleh infanteri dan tank.

Mirisnya, para prajurit yang menembaki gedung tempatnya berlindung juga meminta untuk melepas pakaian dan pergi ke halaman rumah sakit dan mendudukkannya di dalam gedung perumahan di sebelah rumah sakit tempat mereka diinterogasi.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya