Kiky Saputri Keguguran Salah Satunya karena Kelelahan, Ini Kaitannya Menurut Medis

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Senin 18 Maret 2024 09:37 WIB
Penyebab Kiky Saputri keguguran, (Foto: Youtube Kiky Saputri Official)
Share :

KOMEDIAN Kiky Saputri diketahui baru saja mengalami keguguran, salah satunya penyebabnya adalah karena dirinya mengalami kelelahan.

Hal ini disampaikan langsung Kiky, melalui video yang tayang di kanal Youtube pribaadinya, Kiky Saputri Official.

 BACA JUGA:

"Penyebab pastinya ada (kista), ditambah faktor lain yaitu kecapekan. Saya pikir selama ini saya kuat, kerja sana sini. Ternyata, di dalam perut enggak sekuat itu," kata Kiky pilu, dikutip MNC Portal, Senin (18/3/2024)

Keguguran karena kecapekan atau kelelahan seperti dialami Kiky Saputri terjadi juga di banyak kasus. Menjadi pertanyaan sekarang, mengapa kelelahan bisa menjadi salah satu penyebab keguguran?

 BACA JUGA:

Satu laporan penelitian yang dilakukan di Denmark yang meneliti 22.000 wanita hamil menunjukkan bahwa kelelahan ini ada kaitannya dengan kurang tidur dan ketika ibu hamil kurang tidur, risiko keguguran pun meningkat.

"Para peneliti menemukan bahwa setelah 8 minggu kehamilan, wanita yang bekerja dua atau lebih shift malam pada minggu sebelumnya memiliki peningkatan risiko keguguran sebesar 32% dibandingkan wanita hamil yang tidak shift malam," bunyi laporan dikutip dari laman Fertility Centers of New England.

"Selain itu, semakin sering si ibu hamil kerja hingga larut malam, semakin besar pula risiko kegugurannya," tambah laporan tersebut.

Penelitian Denmark di atas, sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa perempuan hamil yang bekerja hingga larut malam, bahkan walau hanya dua kali dalam seminggu, risiko kegugurannya meningkat.

Artinya, semakin sedikitnya jam istirahat perempuan hamil, maka dapat memengaruhi kesehatan janinnya. Tapi, kehamilan juga tidak menjadi alasan ibu hamil hanya berdiam diri dan tidak melakukan aktivitas apa pun.

Menjadi catatan adalah lakukan pekerjaan atau kegiatan secukupnya di masa kehamilan, khususnya di awal kehamilan. Kuncinya adalah, melakukan aktivitas secukupnya, tidak berlebihan dan tidak berdiam diri alias tak bergerak sama sekali.

Pasalnya, menurut laporan International Forum for Wellbeing in Pregnancy dikatakan bahwa kurangnya aktivitas selama kehamilan dapat menyebabkan komplikasi kehamilan.

Komplikasi itu meliputi pertambahan berat badan yang berlebihan, diabetes gestasional, retensi berat badan pasca melahirkan, peningkatan risiko kelahiran sesar, hingga anak mengalami obesitas.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya