Kemenparekraf Hadirkan Paviliun Indonesia Berbahan Kardus di Pameran Internasional

Nanda Dwi Cahyani, Jurnalis
Jum'at 15 Maret 2024 09:43 WIB
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: dok. Kemenparekraf)
Share :

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi dengan pelaku industri kreatif 'Dus Duk Duk' menghadirkan ornamen dekorasi paviliun Indonesia ramah lingkungan pada dua pameran internasional yakni Outbound Travel Mart (OTM) di Mumbai dan South Asia's Travel & Tourism Exchange (SATTE) di New Delhi, India.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno berujar bahwa kolaborasi ini tercipta berkat adanya kesamaan nilai yang diusung yaitu sustainable.

Di mana pemerintah Indonesia berkomitmen membangun masa depan kepariwisataan Indonesia yang lebih baik melalui pariwisata berkelanjutan.

“Ini kolaborasi kita yang sangat saya banggakan. Melalui penggunaan bahan yang ramah lingkungan tentunya akan membawa penurunan emisi karbon,” kata Sandi.

Dekorasi yang dihadirkan Kemenparekraf dan Dus Duk Duk pada pameran yang berlangsung bulan Februari lalu berupa ornamen stupa Candi Borobudur, Candi Prambanan, hingga Gunungan Wayang Jawa yang terbuat dari 100 persen kardus daur ulang.

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I (Wilayah Asia Pasifik) Kemenparekraf, Raden Wisnu Sindhutrisno menjelaskan, inovasi pada booth Indonesia di dua pameran internasional tersebut menjadi daya tarik yang kuat.

(Foto: dok. Kemenparekraf)

“The whole area tidak ada yang menggunakan dekorasi berbahan fiber cardboard, sehingga ini menjadi pusat perhatian, baik dari panitia, peserta, maupun pengunjung pameran,” ungkap Wisnu.

Booth Indonesia di OTM Mumbai berhasil meraih penghargaan 'Best Design and Decoration Award'.

Keunikan booth yang dihadirkan oleh Indonesia di OTM Mumbai maupun SATTE New Delhi juga memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap peningkatan nilai penjualan paket-paket wisata di kedua pameran tersebut.

Alhamdulillah bisa melampaui target yang kita canangkan dari awal. Ke depannya Kemenparekraf akan memperkuat kerja sama dengan Dus Duk Duk,” kata Wisnu.

Sementara, Founder & Chief Product Development Dus Duk Duk, Angger Diri Wiranata menceritakan lahirnya brand bernama 'Dus Duk Duk'. Inisiasi membuat brand tersebut berangkat dari pemikiran Angger beserta Arief Sustanto (Founder & Chief Executive Officer Dus Duk Duk) mengenai produk olahan kardus yang biasanya hanya dijadikan sebuah kemasan, yang kemudian menjadi sampah setelah tidak lagi digunakan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya