Ternyata Racun Ikan Buntal Jauh Lebih Mematikan dari Sianida, Berikut Faktanya!

Cahyo Yulianto, Jurnalis
Jum'at 08 Maret 2024 09:04 WIB
Ikan Buntal (Foto: Pexels/Jeffry Surianto)
Share :

VIRAL di media sosial, tiga warga Haria, Kecamatan Saparua, Maluku tengah tewas karena keracunan telur ikan buntal.

Diketahui, ibu dan dua anaknya yang menjadi korban itu meninggal setelah memakan telur ikan yang punya nama lain reka-reka itu.

Ikan buntal (puffer fish) memang dikenal sebagai salah satu makanan yang sangat lezat. Di Jepang, ikan ini disebut fugu dan hanya diolah oleh para koki profesional dengan lisensi khusus karena tahu betapa berbahayanya jika salah dalam mengolahnya.

Melansir Two Fish Divers, ada lebih dari 120 spesies ikan buntal yang tersebar di seluruh dunia. Sebagian besar spesies ini ditemukan di perairan tropis dan juga subtropis.

(Foto: Instagram/@brody_thepuffer)

Ikan buntal memiliki tubuh yang kecil dengan duri-duri tajam di sekujur tubuhnya. Saat merasa terancam, mereka akan mengambil banyak air dan udara agar badannya menggelembung seperti bola berduri yang menyakitkan.

Selain badannya yang suka menggelembung, ikan buntal juga terkenal karena racunnya yang sangat mematikan.

Melansir Centre for Food Safety, racun ini disebut dengan tetrodotoxin (TTX) yang efeknya 1.000 kali lebih mematikan dari racun sianida.

Tetrodotoxin memiliki kemampuan untuk menjalin ikatan dengan saluran natrium yang ada di membran sel saraf. Hal ini akan mengganggu transmisi sinyal dari saraf ke otot. Oleh karena itu, orang yang keracunan ikan buntal akan mengalami kelumpuhan otot pada tahap awal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya