Meski begitu, pneumonia ini tidak serta-merta terjadi dalam waktu yang singkat. Hal ini dapat terjadi jika seseorang menghirupnya dalam jangka waktu yang lama dan sering. Terlebih pada bayi atau anak-anak yang riskan, risiko terkena pneumonia akan sangat besar.
“Tidak selalu ya misalkan ada cairannya di udara terus dihirup tiba-tiba pneumonitis gitu. Biasanya terjadi apabila terhirupnya dalam jangka panjang bisa menyebabkan bahaya, terutama pada bayi risikonya jauh lebih besar lagi,” katanya.
(Leonardus Selwyn)