Semprotan Pembasmi Nyamuk Bisa Sebabkan Pneumonia? Ini Faktanya

Devi Pattricia, Jurnalis
Kamis 07 Maret 2024 21:00 WIB
Semprotan pembasmi nyamuk bisa sebabkan penumonia. (Ilustrasi: Freepik.com)
Share :

MUSIM hujan menjadi waktu yang tepat bagi nyamuk berkembang biak. Mereka bisa berkembang biak dengan sangat cepat di musim penghujan dan bersarang di area rumah yang lembab dan gelap.

Salah satu produk andalan yang digunakan untuk membasmi nyamuk-nyamuk membandel yaitu semprotan pembasmi nyamuk yang mudah ditemukan di pasaran. Aroma dari semprotan tersebut memang sangat menyengat dan kerap kali bikin pusing jika terhirup.

Lantas apakah benar semprotan pembasmi nyamuk bisa menyebabkan tubuh mengalami pneumonia?

Menanggapi hal tersebut, Dokter sekaligus Konten Kreator kesehatan, dr. Ayman Alatas menjelaskan bahwa penyakit pneumonia adalah bagian dari pneumonitis. Kondisi ini menyebabkan peradangan pada paru-paru yang umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, ataupun jamur.

Dokter Ayman pun mengungkap kalau pneumonia bisa terjadi jika tubuh menghirup bahan kimia, salah satunya semprotan pembasmi nyamuk.

“Semprotan buat membasmi nyamuk pasti ada buat insektisida, solfen dan pelarutnya yang bisa melayang di udara beberapa saat dan masuk ke saluran nafas, memang ada risiko menyebabkan pneumonia atau peradangan di paru-parunya,” tuturnya dikutip dari unggahan dalam akun TikTok miliknya @aymanalts, Kamis (7/3/2024).

Dia pun mengungkap bahwa setiap kali menyemprot ruangan dengan semprotan pembasmi nyamuk, alangkah baiknya ruangan tersebut tidak dimasukkan orang selama kurang lebih 30 menit hingga dua jam.

“Kalau abis semprot nyamuk di kamar, jangan dulu masuk kamar. Tunggu dulu sampai 30 menit sampai dua jam kurang lebih, biar jangan sampe ada si cairannya di udara dan akhirnya terhirup,” ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya