4. Menyiapkan hidangan khas
Arab Saudi memiliki hidangan ciri khas ketika bukan Ramadhan. Seperti Kunafa, Logaimat, Hanini, Jarish, Saloona, dan lain-lain. Makanan ini dihidangan dari berbagai macam daerah di Arab Saudi.
Makanan Hanini menjadi hidangan khas wilayah tengah Arab Saudi. Makanan ini dibuat seperti bubur yang berbahan dasar kurma, tepung terigu, gula, dan ghee. Ada juga Jarish, sebuah makanan gurih yang terbuat dari gandum.
Kemudian makanan Saloona menjadi ciri khas di wilayah timur. Makanan ini seperti sup daging yang berisi sayuran. Biasanya dihidangkan untuk berbuka puasa.
(Foto: Visit Saudi)
5. Begadang
Saat memasuki bulan Ramadhan, masyarakat Arab Saudi banyak yang tidak tidur bahkan setelah shalat tarawih. Aktivitas malam hari diisi antara lain dengan beribadah, atau berkumpul di halaman rumah, pinggir jalan, nongkrong di taman kota.
Suasana malam Ramadhan pun sangat hidup terlebih toko-toko dan pusat perbelanjaan buka hingga menjelang sahur. Saat Ramadhan, biasanya warga Arab Saudi memilih tidur setelah subuh.
(Rizka Diputra)