OPERASI penangkapan sekitar 20 anggota Hamas akan dilaksanakan pada awal pekan ini. Pasukan Israel ditargetkan mengamankan para teroris yang bersembunyi di dalam Rumah Sakit Al-Amal, Khan Younis, Gaza.
Penangkapan Hamas dipimpin oleh pasukan Brigade Givati, Sheitat 13, serta badan intelijen Shin Bet dan AMN. Operasi tersebut dilakukan dengan memastikan keamanan fasilitas rumah sakit, pasien, atau para staf medis.
“Operasi ini merupakan bagian dari aksi darat intensif dalam wilayah tersebut guna melawan teroris. Selain itu, sekaligus mengurangi risiko kerugian terhadap warga sipil,” tulis pernyataan Juru bicara IDF, dikutip dari i24 News, Rabu (14/2/2024).
Sebelum melaksanakan operasi, pasukan Israel telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Juru bicara IDF memastikan bahwa pemeriksaan fasilitas medis akan dilakukan secara selektif dan tanpa adanya tembakan senjata.
Melalui Direktorat Koordinasi dan Penghubung ke Gaza, Organisasi Internasional menyumbangkan tabung oksigen. Kemudian, IDF memfasilitasi pengirimannya kepada para pasien setelah menjalani rangkaian operasi penangkapan di Rumah Sakit Al-Amal.
“Tentara Israel yang terlibat dalam operasi tersebut telah mendapatkan arahan. Pentingnya mematuhi hukum internasional untuk mencegah kerugian terhadap warga sipil, tim medis, dan prasarana rumah sakit,” katanya.
Menurut pasukan IDF, Hamas memanfaatkan rumah sakit dan masyarakat sebagai samaran untuk melancarkan aksinya. Sementara itu, Israel melaporkan berhasil menetralisir ratusan teroris yang berupaya menghindari penangkapan di tengah penduduk sipil.
(Leonardus Selwyn)