WAKIL Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Angela Tanoesoedibjo menghadiri gala dinner Accor Asia Leadership Conference 2024 yang dihadiri para leader dari jaringan hotel Accor Group di Asia.
Wamenparekraf Angela dalam sambutannya di Pullman Central Park, Jakarta, Rabu tadi malam, mengapresiasi pemilihan Jakarta sebagai lokasi penyelenggaraan event dari Accor Group di Asia.
"Dan bicara tentang leadership, saya ingin berbagi tentang satu pengalaman dalam hidup saya yang tidak akan pernah saya lupakan yang terjadi saat pandemi Covid-19," kata Wamenparekraf Angela.
(Foto: dok. Kemenparekraf)
Kemenparekraf saat itu menginisiasi program penyediaan akomodasi bagi tenaga kesehatan (nakes) sebagai kelompok yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemi. Program tersebut di sisi lain juga untuk membantu industri khususnya hotel untuk tetap beroperasi.
Namun apa yang terjadi, seperti biasa, sebuah ide baru tidak akan pernah mudah untuk dieksekusi.
Saat itu, banyak akomodasi atau hotel yang mau untuk menjadi tempat akomodasi bagi tenaga kesehatan karena risiko penularan (red zone) yang tinggi.
"Hingga akhirnya Accor Indonesia datang dan menjadi pihak pertama yang bergabung," ujar Angela.
(Foto: dok. Kemenparekraf)
Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi sekaligus menyebutnya sebagai wujud dari kepemimpinan sejati (leadership) di mana Accor Indonesia berani mengambil keputusan sulit ketika tidak ada seorangpun yang ingin melakukannya.
"Dan begitu Anda melakukannya, semua orang mengikuti. Dan saya yakin para pemimpin bisa membuat proposisi karena dilandaskan atas nilai dan keyakinan yang kuat yang akan menjadi kompas dalam pengambilan keputusannya," terang dia.
Saat ini Indonesia telah memasuki masa pascapandemi. Kinerja sektor pariwisata juga meningkat di mana diperkirakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada 2023 mencapai 11 juta dan melebihi dari target yang ditetapkan.