Kerlap Kerlip Lampu Menara Tokyo Hangatkan Hati Wisatawan di Musim Dingin

Widya Michella, Jurnalis
Rabu 24 Januari 2024 08:15 WIB
Menara Tokyo, Jepang (Foto: Instagram/@tokyotower_official)
Share :

MENARA Tokyo atau biasa disebut Tokyo Tower merupakan salah satu destinasi favorit bagi para wisatawan asing yang hendak berlibur ke negara sakura. Selain menjadi landmark ibu kota Tokyo, Jepang menara itu juga menyuguhkan pemandangan indah dari ketinggian 333 meter itu.

Tim MNC Portal pada Selasa, 23 Januari 2024 mendapatkan undangan dari Kedutaan Besar Jepang untuk mengikuti program JENESYS. Tampak menara berwarna oranye dan putih putih berdiri kokoh di tengah kawasan Minato, Tokyo, Jepang itu.

Tepat pada sore hari, lampu menara dinyalakan secara bersamaan. Sehingga terlihat keindahan dalam kerlap kerlip lampu yang menerangi sekaligus menghangatkan suasana malam hari yang diperkirakan suhu udara mencapai 9-10 derajat celsius itu.

Pemerintah Jepang pun menyediakan spot foto bagi mereka yang ingin mengabadikan momen liburannya di Menara Tokyo.

(Foto: Instagram/@bumpnikkejupiter0412)

Tampak sejumlah wisawatan asing mulai dari Tiongkok, Korea Selatan hingga Amerika Serikat mengantri untuk foto secara bergiliran.

Koordinator dari Japan International Cooperation Center (JICE) 2024, Takagi Hitoshi menjelaskan, menara tersebut dibangun pascaperang dunia kedua pada Mei 1957.

Uniknya pemancar gelombang radio pertama di Jepang ini dibangun menggunakan bahan-bahan dari senjata militer.

"Menara Tokyo dibangun pasca perang dunia kedua. Pasca perang dunia kedua Jepang mengalami kekurangan bahan bangunan atau konstruksi. Jadi senjata militer untuk menghasilkan kerangka menara," ungkap Takagi kepada MNC Portal.

Adapun menara Tokyo, kata Takagi kerap kali dijadikan sebagai tempat untuk berkencan dan menikmati malam yang indah bersama pasangan. Terutama di bagian pengamatan atau observatory dan kafe bernama 'La Tour' yang terletak di Dek Utama.

Diketahui dek utama memiliki panjang sekitar 150 meter, yang dapat dikunjungi wisatawan agar dapat merasakan pemandangan kota Tokyo dalam tiga dimensi.

Ditambah lagi, Top Deck setinggi 250 meter, dengan pemandangan seluruh Tokyo yang sempurna.

"Bisa mencapai observasi disitu ada cafe, buka sampai jam 10-11 malam. Di sini malam Sabtu orang pacaran berkumpul di observasi. Untuk menikmati pemandangan indah justru pada malam hari bukan siang hari," pungkasnya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya