Gawat! Hiu Terancam Punah karena Marak Disajikan di Restoran, Peneliti Ungkap Faktanya

Khansa Azzyati Qisthina, Jurnalis
Senin 15 Januari 2024 18:01 WIB
Hiu (Foto: Pexels)
Share :

PARA ilmuwan mengungkap jika Anda membeli ikan dan kentang goreng di Inggris, mungkin saja tanpa sadar Anda telah memakan daging hiu.

Menurut studi terbaru, meski ada dorongan global untuk mengekang perdagangan sirip hiu, permintaan daging hiu terus meningkat.

Para ilmuwan mengatakan bahwa hiu sering dijual sebagai daging misterius tanpa label di toko-toko keripik dan restoran seluruh dunia, termasuk Inggris.

Peneliti dari Dalhousie University, Kanada menemukan bahwa 80 juta hiu dibunuh pada tahun 2019, naik dari 76 juta pada tahun 2015.

Dari jumlah hiu yang dibunuh tahun itu, 25 juta hiu berasal dari spesies yang sudah terancam punah.

Studi tersebut menyebutkan para peneliti melacak nasib 1,1 miliar hiu di 150 negara penangkapan ikan antara tahun 2012 dan 2019.

(Foto: aquarium-larochelle.com)

Pada masa ini, hampir 70 persen yurisdiksi maritim memperkenalkan beberapa bentuk undang-undang untuk melindungi hiu dari penangkapan liar.

Langkah-langkah ini terutama difokuskan untuk membatasi finning, nelayan memotong sirip hiu hidup sebelum melemparkannya kembali ke air untuk ditenggelamkan atau mati karena kelaparan.

Didorong oleh permintaan sirip hiu, yang dianggap sebagai makanan mewah, praktik ini telah mendorong beberapa spesies hiu terancam punah. Namun, dalam studi menemukan bahwa peraturan tersebut gagal mengurangi jumlah hiu yang dibunuh setiap tahunnya.

Kematian hiu di lepas pantai menurun sebesar tujuh persen antara tahun 2012 dan 2019. Sementara di perairan pesisir nasional, tempat sebagian besar hiu ditangkap angka kematian meningkat sebesar empat persen.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya