Pihak berwenang telat menyita barang-barang hasil curian tersebut. "Secara keseluruhan, kami menyita 29 jam tangan kelas atas, 120 perhiasan termasuk emas dan batu mulia, 22 handphone mewah, perangkat elektronik, uang tunai sebesar 13 ribu Euro, dan sebuah kendaraan kelas atas," sebutnya.
Menurut polisi, komplotan ini terorganisir dengan baik, dengan setiap orang memiliki peran yang telah ditetapkan.
"Para anggota kelompok kriminal ini terstruktur dengan sempurna, dengan pembagian yang ditentukan dengan terstruktur," kata pernyataan itu, melansir Daily Mail.
Polisi juga sedang menyelidiki 27 toko perhiasan di Provinsi Santa Cruz de Tenerife, Spanyol setelah banyak benda-benda curian tersebut dijual melalui toko-toko barang bekas baik secara fisik maupun virtual.
(Rizka Diputra)