Salah satu pembelajaran yang harus dilakukan perempuan yakni pendidikan dalam instansi formal. Namun tidak semua perempuan melalukan hal tersebut. Untuk itu, Atikoh memotivasi para perempuan yang hadir untuk terus belajar melalui kisahnya.
Setelah menikah dengan Ganjar Pranowo, Siti Atikoh yang bekerja sebagai PNS berhasil lolos mengikuti program beasiswa di luar negeri. Namun, karena sudah menikah, dirinya ragu untuk melanjutkan tersebut. Apalagi kala itu, putra semata wayangnya masih TK.
“Awalnya waktu mau diberangkat ke Jepang, saya mau mengundurkan diri (membatalkan beasiswanya) karena Alam waktu itu masih kecil, masih TK. Tapi justru Mas Ganjar (yang meminta untuk tidak dibatalkan),” cerita Atikoh.
“Ini kalau kita mau memberdayakan perempuan, tidak bisa hanya diperjuangkan perempuan. Tetapi, laki-laki yang memiliki perspektif gender itu sangat pentinng karena laki-laki itu mitra,” pungkasnya. .
(Rizky Pradita Ananda)