“Riset menunjukkan kalau bicara anak, ada penyakit altitude illness atau penyakit yang berkaitan dengan ketinggian. Pada anak masih banyak yang belum jelas karena anak juga belum bisa mendefinisikan apa yang ia rasa. Tetapi ketika diperiksa ada gangguan dalam tubuh,” tuturnya.
Apabila Anda ingin mengajak si kecil untuk ikut mendaki gunung, sebaiknya mempertimbangkan lebih lanjut lokasi yang hendak didaki. Pastikan tidak mendaki gunung yang terlalu tinggi dan tidak memiliki sarana dan prasarana yang lengkap untuk membawa anak.
“Asal ada penghangat dan saya tidak menyarankan untuk gunung yang sangat tinggi karena bisa hipotermia juga. Kalau ada apa-apa juga kesulitan, kebanyakan orang Indonesia kan modal nekat itu yang bahaya,” kata dr. Dicky.
(Leonardus Selwyn)