WANITA muslim tentu akan sangat akrab dengan kerudung atau hijab. Hijab sendiri merupakan penutup kepala yang wajib digunakan wanita Muslim untuk menjaga aurat dan rambut mereka.
Meski tertutup, rambut para wanita berhijab tetap perlu dijaga kesehatannya. Apalagi, rambut yang ditutup dengan hijab cenderung lebih mudah lembab dan bersuhu panas. Hal ini turut diungkap oleh Yulia Astuti, influencer sekaligus CEO Moz5 Salon Muslimah.
Dia membagikan beberapa tips menjaga rambut untuk para wanita berhijab agar terhindar dari masalah lembab, rontok hingga ketombe. Seperti apa tips agar rambut tetap sehat saat memakai hijab? Yuk simak!
1. Keramas dengan Benar
Pertama ialah keramas dengan benar. Yulia mengatakan wanita berhijab memiliki suhu kepala dan kelembaban yang lebih tinggi dibanding wanita tanpa hijab.
Untuk itu, cara keramasnya pun perlu diperhatikan agar kulit kepala benar-benar bersih dan rambut terhindar dari masalah lepek hingga ketombe.
“Wanita berhijab harus keramasnya lebih trickyz Waktu kita keramas, kulit kepala itu harus dibasahi dulu sedikit, jadi jangan langsung disiram. Baru kita pakai samponya dan digosok-gosoj perlahan,” tutur Yulia saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/12/2023).
2. Tidak Memakai Hijab Sebelum Rambut Kering
Kemudian tidak menggunakan hijab saat rambut masih dalam keadaan basah. Setelah keramas, pastikan Anda mengeringkan rambut dan memastikannya benar-benar kering sebelum menggunakan hijab.
Pasalnya, rambut yang masih basah dan sudah ditutup dengan hijab akan membuat kondisi kulit kepala semakin lembab sehingga berisiko muncul bau hingga ketombe.
3. Sering Keramas
Selanjutnya ialah sering keramas. Yulia menyarankan wanita berhijab keramas lima kali dalam seminggu apalagi yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan. Hal ini bertujuan untuk menjaga rambut dan kulit kepala tetap bersih dari minyak dan keringat.
“70 persen permasalahan rambut para muslimah ialah rontok dan ketombe. Karena suhunya lebih tinggi, aku sarankan wanita yang berhijab sering keramas paling gak seminggu lima kali,” ungkapnya.