Saranjana berasal dari Legenda Kerajaan Pulau Halimun. Dalam legenda tersebut diceritakan Raja Pakurindang memiliki dua orang putra, yakni Sambu Batung dan Sambu Ranjana.
BACA JUGA:
Kedua putra Raja Pakurindang diketahui sering berkelahi. Oleh karena itu, keduanya akhirnya dipisah.
Sambu Batung dan Putri Perak diberikan tanah di utara pulau yang menjadi cikal bakal Gunung Sebatung. Sementara Sambu Ranjana diberi tanah gaib di selatan pulau untuk melanjutkan hidup menutup diri yang akhirnya membentuk Kota Saranjana.