Menparekraf Sandiaga Uno menyebut untuk menjadi sebuah destinasi gastronomi yang harus diperhatikan adalah ekosistemnya, yakni mulai dari budaya, perilaku masyarakat, hingga penyiapan produk-produk kuliner yang lengkap dengan story telling.
Produk kuliner tersebut harus merepresentasikan daerahnya dan menciptakan kearifan lokal yang nantinya berdampak positif kepada masyarakat setempat.
“Ini yang sedang dikembangkan, dan peta jalan tadi sudah diserahkan kepada kami, dan terus kami kembangkan karena Indonesia mendapat kehormatan terpilih menjadi destinasi gastronomI unggulan,” paparnya
Rakornas ini dihadiri Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Menko Marves Ad Interim Erick Thohir yang hadir secara online, para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf, Kepala Badan BPPSDM Kementerian Kelautan dan Perikanan, I Nyoman Radiarta; Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR, Yudha Mediawan; serta stakeholder dan asosiasi pelaku parekraf.
(Salman Mardira)