Sementara, shuttler adalah panggilan bagi mereka yang bekerja menetap. Setidaknya masih di tempat yang sama dalam kurun waktu tiga sampai enam bulan.
Keuntungan menjadi shuttler antara lain variasi dan menghindari terjebak dalam satu rutinitas di satu tempat. Gaya hidup seorang shuttler mungkin bisa disamakan dengan burung salju yang menghabiskan musim favoritnya di rumah.
Orang yang seperti ini lebih memiliki hubungan yang dekat dengan masyarakat lokal dan saling berinteraksi.
Namun, kekurangannya adalah mereka tidak bisa menjelajahi dunia karena terikat oleh suatu kontrak. Itulah perbedaan digital nomad dan shuttler. Jadi, Anda lebih cenderung pilih yang mana?
(Rizka Diputra)