Menurut dia, bonus demografi ini menjadi faktor pendukung yang kuat bagi pengembangan sektor ekonomi kreatif.
Penduduk dengan usia produktif berpotensi menghasilkan lebih banyak karya. Mereka juga mampu menciptakan hasil karya yang segar dan kreatif karena jiwa mudanya.
“Bayangkan kalau jenis usaha itu hanya sekelas ultra mikro saja dan mempunyai atau bisa meng-hire 1 atau 2 orang, bayangkan kalau kita punya 60 juta UMKM dikali 1-2 pekerja itu sudah bisa menyerap 120 juta lapangan kerja, ini luar biasa. Jadi ini yang menjadi salah satu upaya kita bersama di manapun kita berada, bagaimana kita menyiapkan jumlah usaha parekraf harus dipermudah,” tutupnya.
(Rizka Diputra)