“Bayangkan kalau jenis usaha itu hanya sekelas ultra mikro saja dan mempunyai atau bisa meng-hire 1 atau 2 orang, bayangkan kalau kita punya 60 juta UMKM dikali 1-2 pekerja itu sudah bisa menyerap 120 juta lapangan kerja, ini luar biasa. Jadi ini yang menjadi salah satu upaya kita bersama di manapun kita berada, bagaimana kita menyiapkan jumlah usaha parekraf harus dipermudah,” kata Wamenparekraf.
Dengan fenomena kebanjiran bonus demografi yang dimaksimalkan dengan baik untuk pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Wamenparekraf Angela berharap, Indonesia mampu keluar dari keadaan Middle Income Trap.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno; Menko Marves Ad Interim Erick Thohir yang hadir secara online; para pejabat di lingkungan Kemenparekraf; serta sejumlah stakeholder dan pemimpin daerah baik yang hadir baik secara daring maupun luring.
(Salman Mardira)