Zara pun mengaku menyesal dan mengatakan pihaknya tak ada maksud untuk menyinggung kepedihan yang tengah dirasakan warga Palestina imbas serangan Israel.
“Sayangnya, beberapa pelanggan merasa tersinggung dengan gambar ini, yang sekarang telah dihapus,” ungkap mereka.
“Zara meminta maaf atas kesalahapahaman tersebut dan kami menegaskan kembali rasa hormat yang mendalam terhadap semua orang,” tambahnya.
Klarifikasi pihak Zara terkait dugaan genosida dalam kampanye mereka pun mengundang komentar para netizen. Lebih dari 38.000 akun membanjiri postingan tersebut.