“Orang-orang di sekitarnya mungkin mengatakan bahwa dia tidak cukup tidur dan minum air putih karena terlalu sibuk bekerja, jadi membuatnya meminum obat sebagai pereda rasa sakit untuk mengatasi keluhannya tersebut,” tuturnya.
“Namun dalam situasi seperti ini, aneurisma tidak ditemukan pada kondisinya,” ucapnya.
Sehingga disimpulkan, aneurisma tidak akan terdeteksi melalui pemeriksaan fisik konvensional dan masih memerlukan Computed Tomography Angiography (CTA) untuk kembali diperiksa. CTA yang menempatkan zat kontras ke dalam pembuluh darahnya itu membuat pembuluh darah dan jaringan terlihat dalam pemindaian.
Sehingga membuat dr Chooi memperingatkan kalau aneurisma adalah suatu penyakit keturunan yang harus diwaspadai.
(Leonardus Selwyn)