TANGGAL 5 Desember 2023 jatuh pada Selasa di awal minggu. Pada hari ini memang bukan tanggal merah yang menjadi libur nasional.
Namun, ada momen yang diperingati. Salah satunya Hari Armada RI. Selain itu, terdapat pula peringatan dan perayaan lain pada hari ini.
1. Hari Armada RI
Melansir dari situs resmi TNI, Komando Armada RI dibentuk sesuai dengan Surat Keputusan KSAL Nomor A.4/2/10 tanggal 14 September 1959, diresmikan oleh Komodor Laut RE Martadinata pada 5 Desember 1959.
Kemudian, berdasarkan Surat Keputusan KSAL Nomor Skep/4033/Xl/1987 tanggal 17 November, dinyatakan bahwa pada 5 Desember diperingati sebagai “Hari Armada” setiap tahunnya.
Pasca lahirnya TNI AL yang dulunya dikenal sebagai Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Laut, persenjataan dan struktur organisasi semakin berkembang.
Komando Armada kemudian terbentuk setelah unsur armada saat itu sudah semakin canggih, modern, dan kuantitasnya semakin besar.
Lalu melihat perkembangan zaman, para pemimpin saat itu kemudian memandang perlu untuk membagi dua armada. Armada RI resmi dibagi menjadi dua kawasan wilayah yaitu Armada RI kawasan timur dan Armada RI kawasan barat. Keputusan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Panglima ABRI Nomor: Kep.171/II/1985 tanggal 30 Maret 1985.
2. Hari Tanah Sedunia
Tujuan peringatan ini untuk memusatkan perhatian pada pentingnya tanah yang sehat dan mengadvokasi pengelolaan sumber daya tanah yang berkelanjutan.
Hari Tanah Sedunia ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), melalui Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO).
Dikutip dari laman resmi PBB (United Nations/UN), sejarah hari internasional untuk merayakan tanah yang disebut sebagai Hari Tanah Sedunia/World Soil Day ini direkomendasikan oleh International Union of Soil Sciences (IUSS) pada tahun 2002.
Tema Hari Tanah Sedunia 2023 adalah "Soil and water, a source of life" atau yang artinya "Tanah dan air, sumber kehidupan". Melalui tema ini, PBB dan FAO menyampaikan pesan sebagai berikut:
Hari Tanah Sedunia 2023 (World Soil Day 2023) dan kampanyenya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya dan hubungan antara tanah dan air dalam mencapai sistem pertanian pangan yang berkelanjutan dan tangguh.
Ini merupakan platform global yang unik yang tidak hanya merayakan tanah, tetapi juga memberdayakan dan melibatkan masyarakat di seluruh dunia untuk meningkatkan kesehatan tanah.
(Endang Oktaviyanti)