CARA menurunkan risiko kanker paru yang bisa Anda lakukan agar tidak berujung pada kematian. Apalagi, kanker paru merupakan penyakit yang tergolong ganas hingga membuat Anda kesulitan untuk bernapas.
Selain itu kanker paru-paru dapat berkembang bertahun-tahun setelah Anda menghirup asap yang merusak. Terbaru, Kiki Fatmala meninggal terkena kanker paru stadium 4. Padahal dia sudah menjalani delapan kali kemoterapi hingga sel kankernya agar mengecil.
Berikut ini cara menurunkan risiko kanker paru dilansir dari berbagai sumber:
1. Jangan Merokok
Merokok menyebabkan sekitar 80% hingga 90% kematian akibat kanker paru-paru di Amerika Serikat. Hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kanker paru-paru adalah dengan tidak mulai merokok, atau berhenti jika Anda merokok.
2. Hindari Asap Rokok
Asap dari rokok, cerutu, atau pipa orang lain disebut sebagai perokok pasif. Jadikan rumah dan mobil Anda bebas asap rokok.
3. Konsumsi Makan Sehat
Pola makan sehat dengan banyak buah dan sayuran juga dapat membantu mengurangi risiko kanker paru-paru. Beberapa bukti menunjukkan bahwa pola makan tinggi buah-buahan dan sayur-sayuran dapat membantu melindungi perokok dan mereka yang tidak merokok dari kanker paru-paru.
Namun dampak positif buah-buahan dan sayur-sayuran terhadap risiko kanker paru-paru akan jauh lebih kecil dibandingkan peningkatan risiko akibat merokok.
4. Olahraga
Olahraga menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan, termasuk penurunan risiko semua jenis kanker. Secara alami dapat mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan paru-paru Anda—terutama jika Anda baru saja berhenti merokok.
5. Hindari Paparan Radiasi
Paparan radiasi jangka panjang, atau paparan radiasi energi tinggi dalam jangka pendek, diketahui meningkatkan risiko kanker paru-paru. Radiasi dapat mengubah DNA Anda dan menyebabkan perkembangan sel abnormal yang menyebabkan kanker.
Batasi paparan radiasi yang ditujukan ke dada salah satunya Sinar-X, CT scan, dan terapi radiasi untuk jenis kanker lainnya. Sebab itu semuanya berpotensi menyebabkan kanker paru-paru.
(Leonardus Selwyn)