Maka dari itu, tak heran kanker paru-paru sel kecil hampir selalu dikaitkan dengan perokok berat. Saat seseorang sudah berhenti merokok, paru-parunya mungkin bisa sembuh daan alhasil bisa mengurangi risiko kanker paru-paru.
Selain rokok, risiko kanker paru-paru juga bisa meningkat ketika kita menghirup zat berbahaya, mulai dari zat radon (meningkatkan risiko kanker paru-paru menurut American Lung Association), asbes, arsenik, kadmium, kromiumnikel beberapa produk minyak bumi uranium.
(Leonardus Selwyn)