Kasus HIV dan AIDS di Indonesia Tembus 515 Ribu Orang, Ibu Hamil Berisiko Sebarkan Virus ke Janin

Devi Pattricia, Jurnalis
Jum'at 01 Desember 2023 06:07 WIB
HIV bisa berisiko menular ke janin. (Foto: Freepik.com)
Share :

PENYAKIT HIV dan AIDS dapat terjadi pada siapapun, bahkan penyakit ini dapat menyerang ibu hamil. Hal ini membuat ibu hamil lebih rentan menularkan penyakitnya ke janin yang ada dalam kandungannya.

Berdasarkan data Kemenkes, per september 2023 diperkirakan total kasus HIV di Indonesia telah mencapai 515.455 orang dalam HIV (ODHIV). Kasus terbanyaknya ditemukan pada rentang usia 25-49 tahun dengan persentase 69,9 persen.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, dr. Imran Pambudi, MPHM mengungkapkan bahwa masih ditemukannya kasus HIV pada anak berusia di bawah empat tahun. Artinya, masih ada kemungkinan penularan HIV yang diturunkan dari ibu hamil ke janinnya.

“Namun kasus HIV yang usianya di bawah empat tahun masih ada sampai 1.9 persen. Itu menandakan transmisi ibu ke anak masih ada di Indonesia,” ujar dr. Imran Pambudi, MPHM, melalui dalam Media Briefing Kemenkes RI “Hari Aids Sedunia 2023”, Kamis 30 November 2023.

Oleh karena itu pentingnya melakukan pengecekan mandiri, khususnya bagi ibu hamil. Ketika dinyatakan positif HIV, sebaiknya ODHIV juga tetap konsisten dalam mengonsumsi obat-obatan yang dianjurkan dokter.

“Kasihan anaknya kalau tidak dilakukan pencegahan atau upaya-upaya untuk memutus rantai penularan,” tutur dr. Imran Pambudi

Sementara itu, menurut Prof Zubairi Djoerban selaku Ketua Panel Ahli Pencegahan dan Pengendalian HIV/AIDS dan PMS Kemenkes RI, sistem kekebalan tubuh pada ODHIV sangatlah rentan, sehingga nantinya juga akan mendapatkan terapi pencegahan Tuberkulosis.

“Di Indonesia banyak yang putus obat Antiretroviral (ARV) dan Tuberkulosis, sehingga akhirnya banyak yang meninggal,” katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya