KINI penyakit mycoplasma pneumonia lebih banyak menyerang anak-anak. Pada beberapa kasus, gejala yang muncul cukup serius.
Padahal, penyakit mycoplasma pneumonia umumnya tidak menyebabkan gejala serius. Tapi, laporan dari China menjelaskan, beberapa kasus anak bergejala serius.
Apa penyebabnya bisa terjadi?
Menurut Anggota Bidang Penyakit Menular Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prof Erlina Burhan, ada beberapa kemungkinan mengapa kasus mycoplasma pneumonia yang biasanya bergejala ringan jadi lebih serius.
BACA JUGA:
"Kemungkinan pertama adalah pasien anak tidak hanya terserang bakteri penyebab mycoplasma pneumonia, tapi ada kuman penyakit lainnya," terang Prof Erlina.
Ia melanjutkan, pada beberapa kasus pasien mycoplasma pneumonia memang ditemukan adanya kuman penyakit lain saat sakit.
BACA JUGA:
Kemungkinan berikutnya adalah tubuh si anak imunitasnya lemah. Ketika imunitas rendah, maka penyakit yang biasanya tidak menyebabkan gejala serius bisa berlaku sebaliknya.
Karena itu, saran Prof Erlina adalah bagi para orangtua untuk menjaga kesehatan anak-anak mereka, termasuk memperkuat imunitas tubuh si anak.
Upaya yang bisa dilakukan adalah memastikan asupan gizi harian tercukupi dengan baik, menjauhi si kecil dari temannya yang sedang sakit, diajarkan lagi protokol kesehatan.
"Protokol kesehatan yang sudah jadi kebiasaan selama masa pandemi Covid-19 terbukti mencegah penyakit," kata Prof Erlina.
(Dyah Ratna Meta Novia)