Hari Pria Internasional berawal ketika era 1990-an di mana Direktur Pusat Studi Pria Missouri, mengundang organisasi-organisasi di AS, Australia, dan Malta untuk mengadakan acara kecil yakni Hari Pria Internasional selama bulan Februari.
Hari pria ada karena sejumlah orang sadar bahwa perlunya hari persembahan untuk para pria yang tidak atau belum memiliki anak. Hal ini mengingat sudah adanya Hari Ayah Sedunia.
Hari Laki-Laki Internasional bertujuan untuk mempromosikan aspek-aspek positif dari identitas laki-laki serta untuk menyoroti pentingnya kesehatan fisik dan mental serta maskulinitas positif pria.
(Endang Oktaviyanti)