"Capaian ini perlu kita dorong dengan berbagai kegiatan promosi yang berpotensi untuk mendatangkan wisatawan mancanegara dari Uzbekistan ke Indonesia, seperti kegiatan sales mission, sehingga kunjungan wisman dari negara itu akan terus meningkat,” kata Menparekraf Sandiaga.
BACA JUGA:
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, menambahkan sales mission diikuti oleh lima industri pariwisata Indonesia yaitu PT Tambatan Hati, PT Bhuana Inti Wisesa (BALIVE Travel), Go Indonesia Tour, Panorama Destination Indonesia, dan Double Six Luxury Hotel Seminyak.
Selain pelaksanaan sales mission, Wonderful Indonesia juga berpartisipasi dalam bursa pariwisata terbesar di kawasan Asia Tengah yaitu Tashkent International Tourism Fair (TITF) yang akan dilaksanakan pada 15-17 November 2023 di Uzexpocentre Exhibition Centre, Tashkent.
“Partisipasi pada TITF ini akan menjadi keikutsertaan Wonderful Indonesia yang pertama pascapandemi pada bursa pariwisata internasional di wilayah Asia Tengah. Melalui partisipasi pada TITF ini, industri pariwisata Indonesia akan mendapatkan peluang untuk meningkatkan potensi transaksi penjualan paket wisata Indonesia dan memperluas jaringan dengan mitra potensial di Uzbekistan serta negara-negara di Asia Tengah,” kata Made.
(Salman Mardira)