BACA JUGA:
Dimana kudapan ini memiliki cita rasa manis, dan tekstur kenyal. Jenang kerap disajikan saat perayaan-perayaan tertentu seperti khitanan, pernikahan, ataupun acara bahagia lainnya.
Kota Semarak
Kota Kudus sempat populer dengan julukan kota Semarak, kembali pada masa Bupati Kolonel CZI Wimpie Hardono (1978 – 1983), dan berlanjut di masa Kolonel ART Soehartono (1983 - 1988), Kolonel Inf H Soedarsono (1988 - 1998), dan Kolonel Inf H M Amin Munajat (1998 - 2003).
Pada sumber lainnya juga menjelaskan bahwa Kudus sebagai Kota Semarak ini merujuk pada semboyan kota kudus kala itu, SEMARAK yaitu kepanjangan dari ‘sehat, elok, maju, aman, rapi, asri, dan konstitusional’.
BACA JUGA: