SERANGAN demi serangan yang dilakukan oleh zionis Israel kepada Rumah Sakit Indonesia membuat Ketua Presidium MER-C, dr Sarbini Abdul Murad khawatir. Sebab ada tiga relawan Indonesia yang masih menjalani tugasnya membantu masyarakat di Gaza, Palestina.
"Sangat menyita pikiran saya. Bagaimanapun ada tiga relawan kita yang nasibnya di ujung tanduk," ujar dr Sarbini saat bercerita dalam webinar baru-baru ini.
Dokter Sarbini mengatakan beberapa waktu lalu dia sempat berkomunikasi dengan teman-teman di Gaza, kemudian dia memberi pesan untuk para relawan itu.
"Saya bilang sesuaikan dengan manajemen di rumah sakit, kalau kalian bisa bertahan, bertahanlah. Kalau masyarakat Gaza masih bertahan, bertahan, kalau mereka mengungsi, ikut. Jadi tidak meninggalkan masyarakat Gaza," tuturnya.
Di tengah situasi yang genting itu, Kementerian Luar Negeri meminta para relawan untuk dievakuasi dari Gaza karena aturan negara mewajibkan untuk melindungi warganya.
"Tapi kita ada pertimbangan lain, kalau relawan kita itu di Gaza hari ini kondisinya sangat sulit," tuturnya.
Dokter Sarbini pun meminta doa kepada masyarakat Indonesia agar gencatan senjata ini bisa cepat selesai.
"Mohon doa, semoga bisa selesai, walaupun bantuan sudah berderet di Arafah tapi tidak bisa masuk. Jadi yang membuat saya agak lelah untuk ini tiap hari ceritanya (kondisi Palestina) Masya Allah," kata dr Sarbini.
(Leonardus Selwyn)