Apa Penyebab Kepala Terasa Pusing saat Tiba-Tiba Berdiri?

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Jum'at 10 November 2023 17:47 WIB
Kepala pusing. (Foto: Freepik)
Share :

MUNGKIN sebagian orang merasa kepala pusing saat tiba-tiba berdiri. Hal ini sebenarnya wajar namun perlu ada kewaspadaan diri.

Dikutip dari Live Science, penyebab pusing saat tiba-tiba berdiri dikenal sebagai hipotensi postural atau ortostatik. Para ilmuwan menyebut, dalam kondisi yang normal dan wajar, biasanya disebabkan oleh perubahan posisi tubuh yang cepat.

 

Dr. Stephen Juraschek, Profesor Kedokteran di Beth Israel Deaconess Medical Center di Harvard Medical School menjelaskan, pusing setelah berdiri terjadi karena penurunan tekanan darah yang tiba-tiba, di mana otak tidak mendapat cukup darah dan oksigen.

 BACA JUGA:

Suplai oksigen untuk jaringan penginderaan cahaya di retina juga ikut menurun. Karena retina membutuhkan banyak oksigen agar dapat berfungsi dengan baik, penurunan pasokan oksigen sekecil apa pun dapat menyebabkan masalah penglihatan.

Proses menjaga kestabilan tekanan darah setelah berdiri dikendalikan oleh sistem saraf otonom, yaitu sekumpulan saraf yang mengatur fungsi tubuh yang tidak disengaja, seperti detak jantung, pernapasan, dan pencernaan, kata Juraschek.

“Saat orang berdiri, sekitar 300-800cc [sentimeter kubik] darah tertarik ke kaki, menyebabkan penurunan tekanan darah untuk sementara. Itu berarti sekitar 0,3 hingga 0,8 liter darah tiba-tiba mengalir ke kaki," ujar dr Juraschek.

Penurunan tekanan darah ini dideteksi oleh reseptor yang sensitif terhadap tekanan di arteri yang memasok darah ke otak dan di atrium kanan jantung, tempat darah mengalir setelah mengantarkan oksigen ke tubuh.

 BACA JUGA:

dr Juraschek mengungkap, reseptor yang diaktifkan kemudian memicu respons seluruh tubuh yang menstabilkan tekanan darah seseorang, pembuluh darah menyempit, otot-otot kaki dan perut berkontraksi, dan detak jantung meningkat.

Menurut dr Juraschek, biasanya tidak menimbulkan efek yang nyata. Namun pada orang yang mengalami dehidrasi atau mengalami penyakit, seperti flu, penurunan tekanan darah mungkin lebih drastis dan mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk stabil.

Ia mengatakan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan ketika mengalami kondisi ini. Namun jika hal ini sering terjadi atau berlangsung lama, itu bisa menjadi tanda kondisi kesehatan kronis.

Biasanya orang yang sering mengalami kondisi ini adalah penderita hipotensi ortostatik kronis, di mana beberapa orang mengalami kehilangan penglihatan dan keseimbangan yang berlangsung lama atau sering setelah berdiri.

Kondisi ini dapat berlangsung selama lebih dari 3 menit pada penderita hipotensi ortostatik kronis. Mengganggu kehidupan sehari-hari mereka dan menyebabkan terjatuh, pingsan, dan kecelakaan mobil, serta merupakan faktor risiko masalah kardiovaskular dan penyakit ginjal.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya