BACA JUGA:
Raja Hayam Wuruk sangat menyesal atas kesalahpahaman yang mengakibatkan banyak korban jiwa, termasuk Dyah Pitaloka dan Linggabuana. Dia juga meminta seniman Bali untuk membuat kidung supaya peristiwa Bubat tetap di kenang.
Masyarakat Sunda merasa marah dan berduka atas peristiwa tersebut. Raja Hayam Wuruk berusaha meminta maaf dan mengirimkan utusan sebagai upaya rekonsiliasi, tetapi tetap saja tidak menyurutkan kekesalan masyarakat Sunda. Sebagai hasilnya, di Jawa Barat tidak ada jalan yang dinamai Gajah Mada.
Demikian alasan kenapa di Jawa Barat tidak ada jalan Gajah Mada.
(Salman Mardira)