KUALITAS tidur yang baik akan membuat seseorang menjadi bugar dan siap untuk menghadapi rutinitas sehari-hari.
Sayangnya masih banyak masyarakat yang memiliki masalah pada kualitas tidurnya. Menurut data yang terangkum dalam Bobobox Impact Report 2022, mayoritas konsumen telah memahami pentingnya tidur berkualitas.
Kendati demikian, kesadaran ini belum sejalan dengan implementasi tidur cukup yang selama ini mereka terapkan. Hanya sebagian dari mereka yang secara teratur menerapkan kebiasaan tidur memadai. Ketika individu kesulitan mencapai kondisi tidur yang optimal, mereka beresiko mengalami berbagai implikasi, seperti kelelahan fisik dan mental, serta kesulitan menjaga fokus dan konsentrasi.
Di sisi lain, bagi individu yang mendapatkan cukup tidur, mereka tidak hanya merasakan perbaikan dalam kondisi fisik mereka, tetapi juga peningkatan produktivitas, kemampuan fokus, dan pengelolaan stres yang lebih baik.
Namun tak perlu khawatir, ada beberapa cara untuk meningkatkan kualitas tidur yang baik. Berikut rangkumannya dari Mayo Clinic, Selasa (7/11/2023).
1. Kelola stres
Tanpa disadari, stres juga bisa menyebabkan seseorang sulit untuk tidur lho. Apalagi pekerjaan yang menumpuk dengan berbagai tekanan dari luar membuat mereka merasa cemas, takut, dan stres.
Managing Director Kwala, Aloysius Marcel mengatakan selain meditasi, penggunaan selimut kepompong juga bisa meredakan stres dan meredakan kecemasan lho.
"Memiliki bentuk yang menutupi seluruh badan, pengguna akan merasa lebih nyaman dan east anxiety. Mereka juga akan merasa seperti dipeluk dan aman," ucap Marcel.
2. Perhatikan perangkat tidur
Ternyata perangkat tidur juga mempengaruhi kualitas tidur lho. Untuk itu Bobocabin dan Kwala menghadrikan Cocoon Blanket yang merupakan selimut menyerupai kepompong.
Perangkat ini hadir untuk memberikan rasa nyaman dan kehangatan yang unik. Dirancang dengan material buatan tangan yang lembut, selimut ini menggunakan bahan 4-way stretch yang memungkinkan konsumen untuk tetap beraktivitas dengan nyaman.
"Kami percaya bahwa sensasi yang terangkul melalui sentuhan bisa menciptakan lingkungan yang hangat dan nyaman untuk kualitas tidur," ujar Chief Commercial Officer Bobobox, Bayu Ramadhan dalam konferensi pers kampanye Journey to Wellbeing: Calm in Cocoon, baru-baru ini.
3. Ciptakan lingkungan yang tenang
Saat akan tidur, pastikan Anda menciptakan suasana yang gelap, tenang, dan sejuk. Sebab paparan cahaya terkadang membuat Anda sulit tidur.
Dianjurkan juga menggunakan tirai, penutup telinga, kipas angin, atau perangkat lain untuk menciptakan lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Atau bisa juga melakukan relaksasi untuk meningkatkan kualitas tidur.
4. Perhatikan asupan makanan dan minuman
Sebaiknya jangan tidur dalam keadaan lapar atau kenyang. Anda juga dianjurkan untuk menghindari makan besar dalam beberapa jam sebelum tidur. Karena biasanya kalau Anda terlalu kenyang atau lapar bisa membuat sulit tidur.
Selain itu juga hindari asupan minuman yang mengandung nikotin, kafein, dan alkohol. Karena kandungan minuman itu dapat mengganggu tidur.
5. Lakukan aktivitas fisik
Jangan lupa untuk menyertakan aktivitas fisik dalam rutinitas harian Anda. Aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan kualitas tidur. Namun, hindari beraktivitas terlalu dekat dengan waktu tidur.
6. Patuhi jadwal tidur
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah dengan mematuhi jadwal tidur. Jumlah tidur yang dianjurkan bagi orang dewasa yang sehat adalah minimal tujuh jam. Kebanyakan orang tidak memerlukan lebih dari delapan jam di tempat tidur untuk mendapatkan istirahat yang cukup.
Jika kamu sudah berada di kamar dan tidak bisa tidur, kamu bisa melakukan hal yang menenangkan seperti membaca buku atau mendengarkan musik. Kemudian kembali ke tempat tidur bila sudah merasa lelah.
(Leonardus Selwyn)