Jadi Ancaman, Ini 6 Strategi Nasional Penanggulangan Demam Berdarah Dengue

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Senin 06 November 2023 06:47 WIB
Kena demam berdarah. (Foto: WH)
Share :

DEMAM Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu ancaman kesehatan global yang telah ditetapkan oleh WHO sejak tahun 2020. Bahkan dalam enam tahun terakhir semua provinsi yang berada di Indonesia melaporkan keberadaan kasus dengue terdapat lebih dari 80 Persen di kabupaten Indonesia.

Seiring dengan perkembangan zaman, penyakit DBD terus menjadi penyakit yang signifikan di banyak wilayah, setidaknya tiga dari empat kematian akibat dengue paling banyak terjadi pada anak usia nol sampai 14 tahun. Sejalan dengan target global zero dengue death, maka Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU mengatakan tentunya strategi tersebut diperlukan bantuan masyarakat khususnya dengan gerakan 3M Plus dan vaksin DBD.

 

“Strategi (ini) dimulai dengan pelibatan masyarakat khususnya dengan gerakan 3M Plus yaitu Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas, serta Mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk,” kata kata Menkes Budi, dikutip dalam keterangan resmi yang didapat MNC Portal.

 BACA JUGA:

Lebih lanjut, penanggulangan dengue juga masih memerlukan upaya gotong royong oleh berbagai elemen masyarakat. Menyadari hal tersebut, maka Kaukus Kesehatan DPR RI bersama dengan Kemenkes pada Juli 2023 lalu telah meluncurkan Koalisi Bersama Lawan Dengue (KOBAR Lawan Dengue) dengan tema Jejaring Menuju Nol Kematian akibat Dengue di Indonesia.

Sementara itu, melalui Kemenkes pemerintah juga telah menetapkan Program Penanggulangan dengue di Indonesia melalui Strategi Nasional Penanggulangan Dengue 2021-2025, strategi tersebut ialah :

1. Penguatan manajemen vektor yang efektif, aman, dan berkesinambungan

Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan pencegahan dengue melalui surveilans dan pengendalian vektor yang efektif, aman, dan berkesinambungan, serta dapat diimplementasikan oleh masyarakat.

2. Peningkatan akses dan mutu tatalaksana dengue

Diharapkan dari strategi ini dapat meningkatkan kapasitas mutu dan layanan dengue di fasilitas kesehatan tingkat pertma (FKTP) dan rumah sakit, baik di fasilitas kesehatan milik pemerintah maupun swasta.

3. Penguatan surveilans dengue yang komprehensif serta manajemen KLB yang responsif

Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sistem surveilans mendeteksi kasus dengue secaa dini dan dapat merespons secara cepat mencegah dan menguatkan manajemen kejadian luar biasa.

4. Peningkatan pelibatan masyarakat berkesinambungan

Tujuan strategi keempat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku masyarakat yang berkesinambungan tentang vektor dengue, gejala dan tanda bahaya penyakit dengue, serta kesehatan lingkungan secara umum, dan melakukan kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya