Saat seseorang mengajukan visa ke kedutaan Israel, maka itu berarti secara tidak langsung mereka telah mengakui kedaulatan Israel atas wilayah Palestina.
Karena negara-negara di Jazirah Arab adalah negara yang mendukung Palestina dan menolak keras Israel, maka mereka memilih untuk melarang warganya berkunjung ke Palestina demi menjaga komitmennya mendukung Palestina dan menjaga perasaan warga Palestina itu sendiri.
Melansir The New Arab, di sisi lain, masyarakat sipil Palestina juga memberi penolakan pada siapapun termasuk warga negara-negara Arab untuk mengunjungi Israel dan Palestina.
Hal ini merupakan bagian dari aksi Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) terhadap praktik apartheid Israel.
Itulah penyebab kenapa warga negara Arab tidak boleh ke Palestina, sekalipun jarak negara mereka berdekatan.
(Rizka Diputra)