Tak hanya itu, karena kekeringan ini sehingga menemukan lebih banyak petroglif, dengan tingkat air sungai yang turun hingga 15 meter sejak bulan Juli, dan juga mengungkap batuan-batuan yang sebelumnya tidak terlihat di dasar sungai.
Kendati penemuan ini menggembirakan, munculnya petroglif yang sebelumnya tidak diketahui juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
(Rizka Diputra)