Untuk mereka yang tidak suka dengan jeroan, Pak Karmin juga menyediakan pilihan telur dan daging ayam gongso. Harga hidangan tetap terjangkau, dengan nasi goreng babat gongso dihargai sekitar Rp25 ribu, nasi babat gongso seharga Rp25 ribu, dan nasi telur seharga Rp10 ribu.
Tujuan Pak Karmin adalah membuat pelanggan tetap datang kembali dan semakin banyak. Setelah bertahun-tahun berjualan, warung makan Pak Karmin tetap sederhana, dan jika sedang ramai, pelanggan mungkin perlu antre dan makan di pinggir jalan atau Jembatan Mberok. Dalam sehari, warung ini bisa menjual hingga 600 piring dan telah membuka cabang di Jalan MH Thamrin, Semarang.
(Leonardus Selwyn)