Kekeringan Ekstrem Melanda Sikka NTT, Dokter Beberkan Dampaknya pada Tumbuh Kembang Anak

Novie Fauziah, Jurnalis
Senin 09 Oktober 2023 02:00 WIB
Kekeringan ekstrem melanda Sikka NTT. (Foto: Freepik.com)
Share :

KEKERINGAN ekstrem dampak dari kemarau panjang melanda Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Saking sulitnya menemukan air, sejumlah masyarakat mengandalkan air dari batang pisang untuk dikonsumsi.

Tentunya bencana kekeringan tersebut berdampak pada pertumbuhan anak-anak. Edukator Kesehatan Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr. Tan Shot Yen, M.Hum mengatakan, kekeringan akibat pemanasan global tidak hanya berdampak pada gagal panen para petani. Tapi juga sangat memengaruhi kesehatan, khususnya anak-anak.

Dia juga menyebut, bahwa kekeringan yang sangat panjang akan menimbulkan berbagai penyakit dan ini sangat rentan pada imunitas. Di mana anak-anak jangan sampai dehidrasi karena akan berakibat fatal pada tumbuh kembang si kecil.

“Siapapun berarti sangat berdampak juga untuk pertumbuhan anak-anak pasti, begitu anak sering infeksi,” ujarnya saat Media Briefing 1000 Days Fund Humanitarian Award di bilangan Jakarta Selatan, Kamis 5 Oktober 2023.

Kemudian akibat kekeringan dan dehidrasi metabolisme pada anak juga akan terganggu. Ditambah lagi, lanjut dia, dengan jenis makanan yang biasanya dikonsumsi juga berkurang. Maka dari itu, hal tersebut akan memberikan dampak yang luar biasa dan harus segera dicegah.

Dokter Tan Shot meminta agar lebih memerhatikan kebutuhan air pada anak. Di mana anak yang mengalami dehidrasi juga akan menggangu fungsi otak, hingga ginjalnya yang mana ketercukupan cairannya harus terpenuhi dengan baik.

“ya, pasti dong, pasti dong anak nggak boleh dehidrasi dong, ya. Kalau dehidrasi maka tentu saja yang pertama kali kena adalah gangguan ginjal, karena ginjal membutuhkan jumlah cairan yang cukup,” tuturnya.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya