Orang Jawa juga menggunakan arah mata angin secara metonimi dalam komunikasi sehari-hari. Sebagai contoh, ketika seseorang dari Bantul ingin pergi ke "Malioboro", mereka akan menyebutkan kata "ngalor".
Istilah metonimi "ngalor" digunakan untuk merujuk pada "Malioboro" karena perjalanan dari Bantul ke Malioboro harus dilakukan dengan bergerak ke arah utara.
Demikian informasi arah mata angin dalam bahasa Jawa.
(RIN)
(Rani Hardjanti)